log in

Khotbah (Artikel)

Selasa, 24 Februari 2015 00:00

Kita, Puntung yang diselamatkan

Written by  Pdt. M.D. Wakkary
Pdt. M.D. Wakkary Pdt. M.D. Wakkary

Zakharia 3:1-4

Zakharia adalah seorang nabi Tuhan yang menulis kitab Zakharia sekitar 500 tahun sebelum Kristus.

Dalam Perjanjian Lama ditulis bahwa bangsa Israel pernah ditawan di Babelonia. Orang-orang Israel yang masih produktif dibawa ke Babel untuk dijadikan pekerja-pekerja di kerajaan Babelonia. Dan beberapa di antara mereka diberkati Tuhan dengan kecerdasan yang luar biasa sehingga mereka ditempatkan di istana raja bahkan ada yang menduduki jabatan setingkat perdana menteri.

Setelah 70 tahun, dan kerajaan Babelonia ditakhlukkan kerajaan Media-Persia, Tuhan menggerakkan Koresh raja Persia untuk mengembalikan orang-orang Israel ke negerinya. Karena itu sebagian orang Israel pulang ke Yerusalem dengan tujuan untuk membangun / merenovasi bait Allah yang sebelumnya dirusak oleh tentara Babelonia. Di samping itu mereka juga akan membangun rumah-rumah tempat tinggal Israel.

Ada dua tokoh Israel yang memimpin pembangunan bait Allah yaitu imam besar Yosua dan Zerubabel. Waktu di pembuangan Yosua tentu tidak berfungsi sebagai imam besar sebab di Babelonia tidak ada bait Allah. Namun sekarang imam besar Yosua kembali ke Yerusalem bersama Zerubabel untuk membangun kembali rumah Allah.
Ternyata yang paling membenci kepulangan bangsa Israel adalah Iblis. Iblis tidak senang melihat umat Tuhan kembali ke Yerusalem dan membangun kembali rumah Tuhan. Dalam ayat pokok di atas kita membaca bagaimana Iblis mengadu kepada Malaikat Tuhan di sorga tentang Yosua imam besar.

Beberapa orang pernah bertanya kepada saya ; apakah Iblis masih bisa keluar-masuk sorga? Bukankah Iblis sudah dicampakkan ke planet bumi ketika memberontak kepada Tuhan? Dari kisah di atas kita mengetahui bahwa sekarang Iblis masih bisa pulang pergi ke sorga. Dan pekerjaan Iblis setiap hari, tidak hentinya-hentinya adalah mendakwa untuk menghancurkan kita.

Waktu Iblis mengadukan imam besar Yosua kepada Malaikat Tuhan, mungkin Iblis berkata : imam besar Yosua hanya karena keturunan saja menjadi imam besar, tetapi tidak ada pekerjaannya, tidak beres hidupnya, dan lain-lain sebagainya. Namun Malaikat Tuhan berkata : "TUHAN kiranya menghardik engkau, hai Iblis! TUHAN, yang memilih Yerusalem, kiranya menghardik engkau! Bukankah dia ini puntung yang telah ditarik dari api?” Tuhan yang memilih Yerusalem menjadi tempat rumah Tuhan. Tuhan juga yang memilih Yosua menjadi imam besar, pelayan rumah Allah. Juga Tuhan berkata bahwa Yosua adalah puntung yang ditarik dari api. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, puntung mempunyai dua pengertian. Arti yang pertama adalah sisa rokok – tidak ada gunanya selain diinjak dan dibuang ke tempat sampah. Arti yang kedua adalah sisa yang sudah terbakar sebagian – sesuatu yang ditarik dari api. Yosua adalah orang yang ditarik Tuhan dari api. Tentu kalau dia terus di dalam api pasti habis terbakar. Jadi malaikat Tuhan membela Yosua sehingga Iblis mundur dan kalah.

Ayub 1:12. Iblis mendakwa Ayub di hadapan Tuhan. Akibatnya Tuhan mengijinkan Iblis menjamah Ayub kecuali nyawanya. Itu sebabnya dalam waktu yang singkat semua harta kekayaan Ayub ludes, sepuluh anaknya tewas, istrinya meninggalkan Tuhan, dan seluruh tubuh Ayub penuh dengan borok. Ayub mendapat serangan yang luar biasa dari Iblis. Karena itu kalau kita mendapatkan harta, kekayaan, pangkat, maupun keluarga yang bahagia, itu adalah berkat Tuhan. Sebab Iblis selalu ingin supaya kita hancur. Kalau Tuhan tidak melindungi kita maka kita pasti habis diganggu Iblis dan semua yang kita miliki lenyap. Namun pada waktunya Tuhan pulihkan kehidupan Ayub.

Dalam Zakharia 3:3 dicatat bahwa pakaian imam besar Yosua kotor. Pakaian berbicara tentang perbuatan. Kita juga seringkali demikian ; sudah ditebus oleh darah Yesus tetapi pakaian kita seperti kebiasaan, cara bicara, ataupun ungkapan hati masih kotor. Imam besar Yosua hendak membangun bait Allah tetapi pakaiannya kotor. Karena itu Malaikat Tuhan menanggalkan pakaian kotor dan mengenakan pakaian pesta. Kini segala kekotoran dan kesalahannya sudah diganti dan dilupakan Tuhan.

Dulu, kita semua adalah puntung yang tidak ada harganya. Tetapi karena kasih karunia Tuhan kita ditarik, diubahkan dan dipulihkan. Tadinya pakaian kita kotor, dosa kita banyak, tetapi sekarang kita diubahkan Tuhan menjadi ciptaan baru, berharga dan mulia (2 Korintus 5:17).

Wahyu 12:10-12. Peristiwa Yosua didakwa Iblis terjadi sekitar 5 abad sebelum Yesus. Tetapi peristiwa yang dicatat dalam Wahyu pasal 12 terjadi hanya tinggal beberapa tahun saja sebelum kedatangan Yesus yang kedua kalinya. Kitab Wahyu mencatat bahwa Iblis mendakwa kita siang dan malam. Namun kita menang oleh darah Anak Domba! Pada saat itu juga Iblis diusir dari sorga, dan selama tiga setengah tahun ia memerintah dengan jahatnya di dunia. Tetapi ketika Yesus datang kembali Iblis dikalahkan dan orang percaya hidup damai selama 1000 tahun. Setelah masa itu Iblis dimasukkan ke neraka selama-lamanya.

Jadi sampai sekarang Iblis masih mendakwa kita di sorga. Iblis mencari-cari kesalahan kita. Tetapi gereja Tuhan dapat menang dan mengalahkan Iblis dengan darah Anak Domba. Itulah kenapa kita sering mengadakan Perjamuan Kudus. Sebab karena darah Yesus pakaian kita yang kotor digantikan dengan pakaian pesta dan kehidupan kita yang penuh dosa dibaharui menjadi kudus. Karena itu ketika Iblis menyerang, panggil dan sebutkan darah Yesus. Darah Yesus berkuasa dan mahal harganya (Bd. 1 Petrus 1:18-19).

Siapakah Malaikat Tuhan yang dicatat dalam kitab Zakharia, apakah masih bertugas sampai sekarang? 1 Yohanes 2:1-2. Malaikat Tuhan sekarang ini adalah YESUS, yang menjadi pengantara/pembela kita di sorga. Yesus kembali ke sorga untuk membela kita setiap hari atas dakwaan Iblis.

Apa tugas Yosua sebagai puntung yang diselamatkan Tuhan? Zakharia 3:6-7. Ada dua tugas imam besar Yosua dan juga merupakan tugas kita orang-orang yang diselamatkan dan dikenakan pakaian pesta. Pertama adalah menuruti jalan yang ditunjukkan Tuhan. Firman Tuhan adalah petunjuk Tuhan bagi kita. Kita musti hidup sesuai dengan firman Tuhan. Yang kedua adalah melakukan tugas yang diberikan Tuhan. Apa sekarang yang sudah anda kerjakan bagi Tuhan. Apakah anda melaksanakan tugas yang diberikan Tuhan? Iblis memang selalu menghambat dan membuat seolah-olah tidak ada waktu untuk menggunakan talenta kita bagi Tuhan. Tetapi kalau kita sudah dipulihkan dan dipelihara Tuhan maka kita wajib melakukan tugas kita dengan setia. Hari-hari ini adalah kesempatan yang besar dan indah untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan, dan Tuhan pasti memberikan kemampuan kepada kita. Seharusnya kita bersyukur sebab Tuhan berikan kesempatan bagi kita menjadi imam/pelayan Tuhan. Karena itu mari melakukan semua yang Tuhan ingatkan dan instruksikan di batin kita.

Jadi, kita tadinya adalah puntung yang tidak berguna, tetapi karena darah Yesus kita diselamatkan. Tadinya kita kotor tetapi karena anugerah-nya Tuhan menanggalkan pakaian kita dan menggantinya dengan pakaian pesta supaya kita mulia dan berharga. Karena itu turutilah firman Tuhan dan lakukan tugas kita dengan setia maka berkat-berkatNya dilimpahkan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu, 15 Februari 2015 (Ibadah Raya II)