log in

Khotbah (Artikel)

Senin, 27 April 2015 00:00

MENCARI TUHAN KARENA MELIHAT PENYERTAAN TUHAN PADA GEREJA

Written by  Pdt. Dr. M.D. Wakkary

Zakharia 8:20-23

Sekarang penduduk dunia sudah melebihi 7 milyar manusia. Tugas gereja adalah bagaimana supaya semua penduduk bumi ini termasuk lebih dari 250 juta penduduk Indonesia bisa mendengar Injil.
Sekarang dunia lebih didominasi orang-orang yang mencari uang. Demi mendapatkan uang orang rela melakukan apa saja ; melakukan pembunuhan, korupsi, perampokan, dan lain-lain. Manusia sekarang menjadi hamba uang. Padahal Tuhan mau supaya manusia yang diciptakan-Nya mencari Allah.

Namun firman Tuhan dalam ayat di atas menubuatkan bahwa akan datang waktunya bangsa-bangsa dan banyak penduduk kota mencari Tuhan. Penduduk kota yang satu dengan penduduk kota yang lain saling mengajak untuk mencari Tuhan, untuk melunakkan hati Allah.

Nanti bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa akan mencari Tuhan di Yerusalem. Saya sudah berulangkali ke Yerusalem, dan saya lihat bahwa kota Yerusalem tidak terlalu besar. Kota Medan masih lebih luas dari kota Yerusalem. Jadi tidak mungkin kota yang kecil itu dapat menampung orang-orang yang datang dari berbagai bangsa.

Kenapa disebutkan Yerusalem? Sebab dulu Yerusalem adalah tempat bait Allah. Tetapi kemudian bait Allah itu hancur dan hanya tinggal sepotong temboknya saja yang kini dinamai Tembok Ratapan. Jadi sekarang kita tidak lagi menemukan bait Allah di Yerusalem. Bait Allah sekarang ini adalah orang-orang yang percaya kepada Yesus (1 Korintus 3:16,17, 2 Korintus 6:16). Karena itu bait Allah bukan lagi di Yerusalem tetapi ada di mana-mana, sebab orang-orang percaya ada di banyak tempat di bumi ini. Sebab sekarang gereja berkembang dimana-mana termasuk di Indonesia.
Berarti nanti orang-orang yang mencari Tuhan bukan datang ke kota Yerusalem tetapi kepada orang-orang percaya.

Mencari Tuhan adalah kunci keberhasilan. Uang bukanlah kunci kesuksesan melainkan mencari Tuhan. Hal ini dibuktikan dalam kitab Tawarikh yakni kitab yang mengisahkan silsilah raja-raja Israel dan raja-raja Yehuda. Contohnya, 2 Tawarikh 14:7. Ketika raja Asa dan segenap bangsa Yehuda mencari Tuhan maka Tuhan memberkati mereka dan seluruh pekerjaannya berhasil. Sebab waktu kita mencari Tuhan maka Tuhan juga mencari kita. Kalau kita menemui Tuhan maka Tuhan akan datang kepada kita. Sebaliknya, kalau kita tinggalkan Tuhan maka Dia akan meninggalkan kita (2 Tawarikh 15:2). Ada beberapa orang Kristen meninggalkan Tuhan, tidak mau beribadah karena merasa kehidupannya baik-baik saja. Tetapi kalau anda membiarkan diri terus menerus demikian maka suatu saat Tuhan akan meninggalkan anda. Bahaya besar kalau Tuhan sampai meninggalkan kita. Karena itu carilah Tuhan selagi masih ada waktu.

Zakharia juga menubuatkan bahwa sepuluh orang dari berbagai-bagai bangsa dan bahasa akan memegang kuat-kuat punca jubah seorang Yahudi (Zak. 8:23). Siapakah yang dimaksud orang Yahudi? Roma 8:28-29 --- Yang disebut 'Yahudi' adalah orang-orang percaya. Tentu bukan Yahudi secara lahiriah tetapi rohaniah. Juga yang dimaksud sunat bukanlah sunat fisik tetapi sunat rohani.
Sekarang kita masih berdoa untuk anggota keluarga dan Saudara-saudara yang belum percaya. Tetapi akan datang waktunya di mana mereka dan banyak orang lainnya akan datang dan mengejar orang 'Yahudi' karena Tuhan menyertai kita.

Matius 28:20 mencatat bahwa Tuhan menyertai orang percaya senantiasa sampai kepada akhir zaman. Dalam Yohanes 14:16-17 lebih spesifik lagi dijelaskan bahwa Tuhan mengirimkan Penolong yaitu Roh Kudus menyertai gereja. Roh Kudus diam di dalam orang yang mencari Tuhan.

Dua tahun lalu saya pertama kali mengunjungi kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Raja Ampat terkenal dengan keindahan pulau dan lautnya. Minggu lalu saya dan istri serta anak kami Kezia kembali mengunjungi Raja Ampat karena Mukerda GPdI Provinsi Papua Barat diadakan di pulau Waigeo yakni salahsatu dari empat pulau besar di kabupaten Raja Ampat. Raja Ampat terdiri dari empat pulau besar dan lebih dari 600 pulau-pulau kecil lainnya. Acara Mukerda diadakan di kota Waiseo, ibu kota kabupaten Raja Ampat. Kota ini masih tergolong baru, mungkin baru sekitar 10 tahun. Ketika tiba di pelabuhan kami disambut dengan tari-tarian khas Raja Ampat. Dan menarik, selama di raja Ampat kami dikawal personil kepolisan termasuk dua motor ‘vooryders’. Saya sempat tanya kenapa harus dikawal vooryders sebab mobil di jalanan kota itu hanya satu dua saja. Ternyata Kapolres Raja Ampat adalah seorang anak Tuhan sehingga memerintahkan anggotanya untuk mengawal kami selama di Raja Ampat.
Waktu kami pergi ke sebuah pulau, di sana ada tangga yang tinggi dengan 320 anak tangga. Kami menaiki tangga itu dan dari atas pulau itulah kami lihat sebagian keindahan laut raja Ampat dengan ratusan pulau-pulaunya. Tetapi yang menarik adalah bahwa tangga dengan 320 anak tangga itu dibuat karena dua tahun lalu Presiden SBY datang ke tempat itu. Perhatikan, presiden saja datang semua berubah, semua dibenahi. Juga hanya dengan adanya Kapolres saja kami mendapat pengamanan luar biasa. Apalagi kalau Tuhan Yesus hadir, pasti terjadi perubahan dan mujizat yang besar dalam hidup orang percaya.

Apa tanda-tanda yang menyertai orang percaya? Tanda-tanda yang akan menyertai orang-orang yang percaya adalah mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." (Markus 16:17-2). Kita musti berdoa dan merindukan agar tanda-tanda ini dimiliki semua anak Tuhan.

Saya dan istri sudah lama melayani dan banyak doa-doa kami yang dijawab Tuhan. Banyak orang sakit kami doakan dan Tuhan sembuhkan, tetapi juga ada yang tidak sembuh. Banyak rumah tangga kami doakan dan Tuhan tolong, walau ada juga yang tidak ditolong. Tetapi Tuhan berjanji kalau kita memberitakan Injil maka Tuhan menyertai dan turut bekerja.

Kisah Para Rasul 5:12-16. Setelah Yesus naik ke sorga, murid-muridNya mengalami kepenuhan Roh Kudus dan banyak tanda mujizat terjadi dalam pelayanan mereka. Salahsatu dari murid Yesus adalah Petrus. Dalam pelayanan Petrus, banyak orang sakit yang diletakkan di jalan-jalan menjadi sembuh. Bahkan bayangan Petrus yang terkena orang sakit pun mengalami kesembuhan. Mujizat kesembuhan terjadi karena Tuhan menyertai pelayanannya.

Jemaat GPdI Maranatha perlu penyertaan Tuhan. Kalau kita percaya kepada Yesus, percaya Roh Kudus, pasti Tuhan akan memberikan pertolongan dan menyatakan mujizatNya. Sebab Tuhan Yesus Kristus menyertai gerejanya sampai kepada akhir zaman. Puji Tuhan! 

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu, 19 April 2015 (Ibadah II)