log in

Khotbah (Artikel)

Senin, 04 Mei 2015 00:00

Berbuah

Written by  Pdt. Marthin Tumimomor (Maluku Utara)

Filipi 1:22

“Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.”

Ayat ini adalah pernyataan Paulus tentang sikapnya sebagai hamba Kristus selama masih hidup di dunia ini. Dan pernyataan ini seharusnya menjadi pernyataan semua orang percaya. Jika kita dikaruniakan Tuhan kehidupan di dunia ini maka itu adalah bekerja memberi buah.

Yohanes 15:16. “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.”

Kita harus sadari bahwa sekarang kita menjadi umat Tuhan adalah pilihan Tuhan. Saya juga sebagai hamba Tuhan bukanlah secara kebetulan tetapi atas pilihan Tuhan. Dan orang yang dipilih Tuhan ditetapkan untuk pergi dan menghasilkan buah. Berbuah adalah sebuah keharusan bagi orang percaya.

Markus 11:12-14. Satu kali Yesus lapar dan melihat sebuah pohon ara. Yesus mendekati pohon itu untuk melihat kalau-kalau ia mendapati buah pada pohon itu. Tetapi sayang, Yesus tidak menemukan buah pada pohon itu. Karena itu Yesus mengutuk pohon itu lalu menjadi kering dan mati.

Lukas 13:6-9. Dalam perikop ini juga dijelaskan bahwa pohon yang tidak berbuah harus dipotong. Orang percaya yang tidak berbuah pasti dipotong dan dibuang. Sangat disayangkan apabila sebuah pohon sudah ditanam dengan berjerih lelah tetapi tidak berbuah. Pohon itu pasti dipotong dan dibuang.

Jadi semua orang percaya dituntut untuk menghasilkan buah. Kita bukan hanya sekedar terdaftar di sebuah gereja tanpa disertai dengan buah-buah yang manis. Kalau kita masih diijinkan Tuhan untuk hidup, berarti itu adalah bekerja menghasilkan buah.

Buah-buah apa yang harus dihasilkan orang percaya?

1) Buah pertobatan. Matius 3:8.
Yohanes pembaptis dengan keras mengecam orang Farisi dan orang Saduki bahkan menyebutkan mereka sebagai keturunan ular beludak, keturunan Iblis. Penyebabnya adalah karena mereka tidak menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan.
Tidak perduli sudah berapa lama anda menjadi orang Kristen ataupun sudah berapa lama anda menjadi pelayan Tuhan. Tetapi selama kita tidak menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan maka kita bukanlah Kristen yang sejati. Buah pertobatan adalah mutlak! Pertobatan (metanoia – bhs Yunani) artinya perubahan sikap atau pola pikir. Apabila kita menghasilkan buah-buah pertobatan maka orang-orang akan datang kepada Yesus sebab mereka tertarik melihat kehidupan kita yang saleh.

2) Buah kebenaran. Filipi 1:9-11.
Tuhan menuntut kita supaya penuh dengan buah kebenaran. Untuk itulah Yesus datang ke dunia yaitu untuk menunjukkan jalan kebenaran kepada kita. Sebelumnya manusia berjalan di jalan yang sesat yaitu jalan yang tidak bertentangan dengan kehendak Tuhan. Tetapi Yesus menunjukkan jalan kebenaran dengan berkata : Akulah jalan kebenaran dan hidup. Yohanes 14:6. Kebenaran inilah yang membawa kita untuk berjumpa dengan Tuhan. Karena itu setiap orang Kristen harus hidup dalam kebenaran.

3) Buah kekudusan. Roma 6:22.
Tuhan menghendaki semua orang percaya untuk hidup dalam kekudusan. Kita harus kudus sebab Allah adalah kudus. 1 Petrus 1:22.

4) Buah Roh. Galatia 5:22-23.
Apabila Roh Kudus ada dalam hidup kita maka kita akan menghasilkan buah Roh Kudus.

Pertanyaannya, bagaimana supaya kita menghasilkan buah dan buah itu tetap ada dalam hidup kita?

- Mencintai firman Tuhan. Mazmur 1:2-3.
Orang yang menyukai firman Tuhan adalah seperti pohon yang ditanam di tepi air. Pohon itu akan terus berbuah dan berbuah. Apa saja yang dilakukannya akan selalu berhasil. Oleh sebab itu gemarlah membaca Alkitab, mendengar khotbah dan melakukan firman Tuhan.

- Selalu mengandalkan Tuhan. Yeremia 17:7-8.
Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia tetapi diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan. Setiap hari kita musti selalu belajar untuk mengandalkan Tuhan.

- Tertanam dalam rumah Tuhan. Mazmur 92:14-15.
Orang yang suka datang ke gereja, beribadah dan tertanam dalam pelataran rumah Tuhan pasti menghasilkan buah.

- Melekat kepada Yesus. Yohanes 15:5.
Orang yang tetap tinggal di dalam Yesus pasti menghasilkan buah. Ingat, di luar Yesus kita tidak dapat berbuat apa-apa.

Firman Tuhan berkata bahwa setiap pohon akan dikenal dari buahnya. Matius 7:15-23. Kita akan dikenal sebagai anak Tuhan apabila kita menghasilkan buah-buah pertobatan, buah kebenaran, buah kekudusan, dan buah Roh Kudus. Apabila kita mengeluarkan buah-buah itu, tanpa kita memperkenalkan diri sebagai anak Tuhan, orang akan mengenal dan mengetahuinya dari perbuatan kita sehari-hari. Itu sebabnya kita penting berbuah, supaya orang memuliakan Tuhan dari perbuatan kita.

Seandainya di antara kita ada yang merasa belum berbuah, datanglah kepada Tuhan. Mintalah Roh Kudus bekerja dan mengubah hidup kita supaya kita memiliki kemauan untuk berbuah. Mintalah supaya Tuhan memberikan kesempatan bagi kita untuk disiangi, dipupuk, sehingga hidup kita berbuah.

Apabila kita berbuah maka banyak orang akan diberkati dan dibenarkan. Orang akan tertarik dengan hidup kita sebab di dalam kita ada buah-buah yang manis. Hidup kita bukan terkutuk melainkan diberkati dan menjadi berkat. Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt. Marthin Tumimomor (Maluku Utara), Minggu, 26 April 2015 (Ibadah II)