log in

Khotbah (Artikel)

Senin, 29 Juni 2015 00:00

MENGIKUTI AJARAN YESUS

Written by  Pdt. Victor Sumlang (Kupang, NTT)

Kisah Para Rasul 1:1

Sebagai orang Kristen, pengikut Yesus, perlu kita ketahui bahwa Yesus mempunyai ajaran. Kita tidak bisa hidup bebas berbuat semaunya tetapi musti memperhatikan dengan sungguh-sungguh segala ajaran Yesus.

“Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa” (Lukas 4:32). Saya begitu prihatin melihat begitu banyak orang Kristen dewasa ini yang lebih tertarik mengutip ungkapan dan filosofi para motivator dunia dibandingkan mengutip ajaran Yesus atau ayat firman Tuhan. Padahal ajaran Yesus di atas segala ajaran para motivator hebat dunia ini. Bd. Kisah Para Rasul 4:12.

Gereja mula-mula berkembang karena mereka berpegang dan mengikuti ajaran-ajaran Yesus. Yesus berjanji bahwa orang yang berpegang dan melakukan ajaran-Nya akan melakukan pekerjaan yang jauh lebih besar dari apa yang Yesus kerjakan (Yohanes 14:12). Menurut logika tidak mungkin bayangan Petrus dapat menyembuhkan orang-orang sakit. Tetapi hal itu menjadi mungkin sebab Tuhan berjanji bahwa orang percaya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari apa yang Yesus lakukan.

2 Tawarikh 15:3. Israel adalah umat Tuhan tetapi ternyata mereka berjalan tanpa Tuhan dan tanpa ajaran Tuhan. Mereka enggan mendengar firman Tuhan (Yesaya 30:9). Dan bukan hanya enggan tetapi menolak dan menista firman Tuhan (Yesaya 5:24). Akibatnya mereka dibinasakan sama seperti Sodom dan Gomora (Yesaya 1:10). Kita tidak boleh anggap remeh terhadap ajaran Tuhan. Amsal 3:12. Orang yang mencintai ajaran Tuhan adalah orang yang dikasihi Tuhan. Ajaran Tuhan adalah cahaya dan jalan kehidupan (Amsal 6:23).

Markus 7:7. Saya berharap semua orang percaya mengikuti ajaran Tuhan bukan perintah manusia. Sebagus-bagusnya ajaran manusia tidak bisa disamakan dengan ajaran Tuhan. Tetapi sesulit apapun kita mengerti firman Tuhan itu adalah ajaran Tuhan yang harus kita pegang dan lakukan.

Saya selalu katakan kepada murid-murid sekolah Alkitab, yakni kepada calon-calon pengkhotbah, bahwa khotbah yang benar adalah khotbah yang menceritakan Tuhan Yesus Kristus, bukan menceritakan kehidupan dan keberadaan si pengkhotbah.

1 Korintus 11:2. Gereja Korintus dipuji karena jemaat itu mengingat dan teguh berpegang pada ajaran Tuhan yang disampaikan rasul Paulus.

Salahsatu tanggungjawab orang beriman adalah mendidik dalam ajaran dan nasehat Tuhan (Efesus 6:4). Ajaran atau perintah manusia satu kali kelak akan berakhir (Kolose 2:22). Karena itu kita musti berpegang dan mengajarkan ajaran-ajaran Kristus baik secara lisan maupun secara tertulis (2 Tesalonika 2:15). Ajaran Tuhan mulia, karena itu kita memuliakan ajaran Kristus, Juruselamat kita (Titus 2:10).

Berikut beberapa ajaran-ajaran Yesus yang perlu kita perhatikan ;

1) Berkorban dan memberi Persepuluhan. Matius 23:23.

Dalam kitab Kejadian kita ketahui bahwa Adam dan Hawa telah berdosa. Tetapi ternyata kepada anak-anaknya yaitu Kain dan Habel mereka mengajarkan tentang membawa korban kepada Tuhan. Dan ternyata korban Habel diterima Tuhan sedangkan korban Kain ditolak. Darisini kita belajar bahwa yang membawa persembahkan saja dipilih dan dipilah Tuhan apalagi yang tidak membawa korban. Ingat, kita memperoleh keselamatan karena Yesus rela mengorbankan diri-Nya di kayu salib. Jadi berkorban adalah ciri khas dan karakter anak Tuhan.

Maleakhi 3:10, Mazmur 27:4, Mazmur 84:11. Ketiga ayat ini berbicara tentang rumah Tuhan; membawa persembahan ke rumah Tuhan, diam di rumah Tuhan, dan menikmati bait Tuhan. Artinya, ketika kita datang ke rumah Tuhan, membawa persepuluhan ke rumah Tuhan, membawa korban ke rumah Tuhan, kita sedang memberikannya kepada Tuhan bukan kepada hamba Tuhan. Karena itu jangan berikan persepuluhanmu kepada hamba-hamba Tuhan yang anda kenal dan sukai, ataupun kepada hamba Tuhan yang sedang membangun gedung gereja. Bawalah persepuluhan ke rumah Tuhan di mana anda selalu beribadah mencari Tuhan. Dalam Kisah Para Rasul pasal 2 dan pasal 3 kita membaca bahwa jemaat mula-mula selalu membawa persembahan mereka ke rumah Tuhan.

Persepuluhan harus diberikan tetapi keadilan, belas kasihan dan kesetiaan jangan diabaikan.

2) Beribadah dan berbakti. Matius 4:10.

Orang percaya harus beribadah dan berbakti kepada Tuhan. Tidak bisa hanya beribadah (berdoa, memuji dan menyembah Tuhan) saja tanpa berbakti. Berbakti artinya menyatakan kesetiaan kepada Tuhan dalam segala situasi dan kondisi. Kita tidak bisa memuliakan Tuhan hanya waktu diberkati atau keadaan senang saja, tetapi waktu keadaan susah atau kurang diberkati kita harus tetap menyembah Tuhan. Jadi kita musti beribadah dan berbakti, sebab di dalam ibadah ada bakti, dan di dalam bakti ada ibadah.

3) Memberi. Lukas 6:38.

Yesus mengajar orang percaya untuk memberi. Jangan pelit! Ada orang memberi senyum kepada orang lain saja sulit. Yesus telah memberikan segala-galanya kepada kita. Karena itu jangan sulit memberi. Berikan waktu anda untuk beribadah kepada Tuhan. Bahkan Yesus berkata kalau diminta berjalan satu mil berjalanlah dua mil. Namun beberapa orang Kristen masih suka terlambat datang beribadah, dan ada orang yang lebih dulu pulang sebelum ibadah selesai. Jangankan memberikan dua mil, memberi satu mil saja dia tidak mampu. Orang yang demikian tidak hidup sesuai dengan ajaran Tuhan.

Mari kita belajar untuk memberi ; memberi senyum, memberi materi, memberikan waktu, memberi tenaga dan pikiran bagi Yesus.

Kita semua harus mengikuti ajaran Yesus. Namun kita juga harus berbicara kepada orang lain tentang ajaran Yesus. Dalam Lukas 19:40 Yesus berkata : "Aku berkata kepadamu: Jika mereka ini diam, maka batu ini akan berteriak." Ketika membaca ayat ini saya teringat akan demam batu akik yang melanda Indonesia. Sebenarnya ini adalah sebuah peringatan kepada gereja. Ketika gereja tidak lagi berbicara tentang Tuhan dan sorga, maka sekarang Tuhan memakai fenomena batu akik untuk mengingatkan manusia akan sorga. Sebab Wahyu 21:19,20 mencatat bahwa dasar-dasar tembok kota Yerusalem baru yaitu sorga, terdiri dari 12 batu mulia.

Karena itu, marilah kita mengikuti ajaran Yesus, hidup dalam ajaran Yesus, dan mengajarkan ajaran Yesus. Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt.Victor Sumlang (Kupang), Minggu, 21 Juni 2015 (Ibadah I)