log in

Khotbah (Artikel)

Senin, 03 Agustus 2015 00:00

Dipimpin Roh Allah

Written by  Pdt. J.V. Sumayku (Purbasari, P. Siantar)

Roma 8:14 - “Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.”
Roma 8:1 - “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, yang tidak berjalan menurut daging tetapi menurut Roh.” Kalimat yang digarisbawahi tidak terdapat dalam Alkitab bahasa Indonesia tetapi tercantum dalam Alkitab bahasa Inggris.

Kita tentu mau menjadi anak Allah. Dan mereka yang disebut anak Allah adalah orang yang mau dipimpin Roh Allah. Orang yang berjalan dalam pimpinan Roh Allah bebas dari penghukuman.
Manusia kerapkali mencoba kesanggupannya mengatasi kebenaran firman Tuhan. Sehingga ada orang yang berkata : 'kenapa harus menurut pimpinan Roh, bukankah saya sanggup menjalani hidup dengan kekuatan diri sendiri?' Namun sikap dan pemikiran yang demikian akan mengurangi campur tangan dan berkat Tuhan turun ke atas kita. Dan bukan hanya berkat-Nya berkurang tetapi juga kuasa-Nya.

Oleh karena itu gereja Tuhan harus menjadi gereja yang selalu berjalan dalam pimpinan Roh Allah. Dengan pimpinan Roh Tuhan kita akan melihat pembelaan-Nya dan melihat janji-janjiNya terwujud atau digenapi.

Beberapa orang Kristen kalah terhadap percobaan atau kesusahan karena kekuatan dan keangkuhan daging masih mendominasi hidupnya. Padahal jika Roh Allah berkuasa dalam hidup orang percaya maka orang itu mendapat jaminan hidup dari Tuhan. Sebab dalam ayat di atas jelas dicatat bahwa tidak ada pehukuman bagi mereka yang berjalan menurut Roh. Roh Allah hidup dan berkuasa. Karena itu gereja yang hidup adalah gereja yang berada dalam pimpinan Roh Allah.

Kitab Kisah Para Rasul 5:1-11 mengisahkan tentang Ananias dan Safira, pasangan suami-istri yang tadinya hidup dalam pimpinan Roh Kudus. Mereka adalah jemaat Tuhan pada masa gereja mula-mula. Waktu itu Injil diberitakan dengan dahsyat oleh kekuatan Roh Kudus di berbagai-bagai daerah. Di masa itu ada agama yang kuat yaitu agama Yahudi yang berupaya untuk menghambat pergerakan luar biasa dari pekerjaan Roh Kudus melalui pelayanan hamba-hamba Tuhan. Setiap hari banyak orang bertobat dan menerima Tuhan Yesus. Rasul-rasul ditangkap untuk diadili sebagai upaya menghadang pergerakan gereja. Namun tidak ada satu pun kekuatan yang berhasil menghambat pemberitaan Injil dan pertumbuhan gereja.

Tetapi di samping ragamnya tantangan penolakan dari luar, ternyata muncul persoalan baru dari dalam yakni dari tengah-tengah jemaat Tuhan. Di antaranya adalah persoalan pasangan Ananias dan Safira yang berkata dusta. Ini adalah tipu muslihat Iblis, sebab musuh utama gereja adalah Iblis. Karena itu jangan pernah berkompromi dengan Iblis, lawanlah dia (Efesus 6:11, 1 Petrus 5:9).

Ananias yang pertamakali masuk menghadap rasul Petrus, dan berdusta tentang hasil penjualan tanah itu. Rasul Petrus bahwa Ananias bukan membohongi dirinya sebagai hamba Tuhan tetapi membohongi Roh Kudus. Seketika itu rebahlah Ananias dan meninggal. Sebagian orang menganggap enteng akan Roh Kudus karena tidak kelihatan dengan mata jasmani. Padahal Roh Kudus adalah oknum atau pribadi Allah. Roh Kudus itu hidup, berkuasa, dan selalu menghidupkan Firman-Nya dalam diri kita.

Beberapa tahun silam, uang kas di sekolah Alkitab yang saya pimpin habis, padahal harus belanja kebutuhan lauk-pauk siswa-siswi. Tiba-tiba saya diingatkan Roh Kudus tentang peristiwa tembok Yerikho yang roboh hanya dengan pujian dan penyembahan. Kehabisan uang itu menjadi seperti sebuah tembok yang besar sekali. Tetapi dalam iman saya dobrak tembok tebal itu. Saya percaya mujizat dan kuasa Tuhan pasti terjadi. Lalu pada sore harinya, waktu saya main volley, sepasang suami-istri datang menjumpai saya. Ternyata mereka adalah anak Tuhan dari kota Malang hendak rekreasi ke Parapat sehingga mereka melewati kompleks Sekolah Alkitab Purbasari. Mereka bercerita bahwa selama ini mereka kadangkala mendoakan sekolah Alkitab ini walaupun tidak tahu letaknya di mana. Sehingga mereka singgah dan bersukacita ketika bisa melihat langsung sekolah Alkitab Purbasari. Di akhir pertemuan kami, istrinya menyerahkan sebuah amplop berisikan sejumlah uang. Berkat Tuhan itu kemudian kami gunakan untuk membeli keperluan siswa-siswi. Saya sangat bersukacita sebab 'tembok Yerikho' itu telah roboh oleh kuasa Tuhan. Haleluyah!

Karena itu ketika anda mempunyai persoalan ataupun tantangan, gunakan imanmu, pegang janji Tuhan dalam firman-Nya, sebab firman Tuhan selalu ya dan Amin.

Ketika giliran Safira, istrinya menghadap rasul, ia kembali berbohong ketika ditanya rasul Petrus tentang hasil penjualan tanah itu. Safira kemudian rebah dan meninggal.

Peristiwa Ananias dan Safira membohongi Roh Kudus dan mendapat hukuman mengerikan dari Tuhan menjadi pelajaran berharga kepada gereja Tuhan di akhir zaman. Dan pekerjaan Roh Kudus di zaman akhir akan lebih nyata dan dahsyat dibanding pada zaman gereja mula-mula.

Itu sebabnya kita perlu memberi diri dipimpin Roh Allah. Janji Tuhan akan terwujud dalam kehidupan semua anak-anak Tuhan. Kita adalah pemenang bahkan lebih daripada pemenang.
Orang-orang yang berharap kepada Tuhan berbeda jauh dengan orang-orang yang tidak berharap kepada-Nya. Orang-orang dunia bekerja dan berusaha berdasarkan kekuatan diri sendiri tetapi kita memiliki perjanjian berkat dari Tuhan.

Oleh sebab itu, marilah kita selalu minta pimpinan Roh Allah dalam kehidupan kita dan tetaplah berjalan dalam pimpinan Allah. Sehingga apabila situasi dunia ini mencekam dan menakutkan, itu tidak membawa pengaruh yang besar dan menakutkan dalam kehidupan kita sebab kita berada dalam pimpinan Allah. Haleluyah!

Ringkasan Khotbah Pdt. J.V. Sumayku (Purbasari, P. Siantar), Minggu, 26 Juli 2015 (Ibadah II)