log in

Khotbah (Artikel)

Senin, 01 Februari 2016 00:00

BERKAT DATANG SEPERTI HUJAN

Written by  Pdt. M.D. Wakkary
Pdt. M.D. Wakkary Pdt. M.D. Wakkary

Hosea 6:3

“Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."

Firman Tuhan ini adalah sebuah ajakan kepada umat Allah agar mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan. Pada waktu itu, umat Tuhan yaitu bangsa Israel tidak benar hidupnya, tidak mengenal Tuhan dengan baik. Akibatnya terjadi bencana, penyakit, dan malapetaka. Itu sebabnya dalam ayat pertama nabi Hosea mengajak Israel agar bertobat atau berbalik kepada Tuhan. Bertobat = metanoia (bhs. Yunani) artinya perubahan sikap atau perubahan pikiran.

Kata “marilah” adalah sebuah ajakan. Mengikut Tuhan bukan paksaan tetapi kerelaan hati. Kita diajak untuk mengenal (’know’ – bhs. Inggris) Tuhan. Mengenal Tuhan itu bagus, tetapi tidak cukup hanya mengenal saja. Saya mengenal Bapak Dzulmi Eldin, walikota yang terpilih kembali memimpin kota Medan, bahkan beliau hadir dalam acara pernikahan anak saya. Namun saya hanya sekedar mengenal, saya tidak mengenal dia dengan sesungguhnya. Mungkin kita sudah mengenal Tuhan dan itu bagus, tetapi apakah kita sudah mengenal Dia dengan sungguh-sungguh? Untuk memiliki pengetahuan umum, seorang anak harus belajar selama 12 tahun yaitu 6 tahun di SD, 3 tahun di SLTP dan 3 tahun lagi di SLTA. Dan kalau mau lebih lagi, ia harus belajar di perguruan tinggi selama 4-6 tahun.

Memuji dan menyembah Tuhan serta mendengar firman Tuhan adalah bukti kita sudah mengenal Yesus. Namun tidak cukup hanya mengenal, kita perlu berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan (“Let us pursue the knowledge of the Lord” = Marilah kita mengejar pengetahuan akan Tuhan).

Waktu saya dan keluarga berlibur di Bali, saya perhatikan bahwa banyak orang termasuk kami berusaha menuruni sebuah tebing supaya dapat melihat detik-detik matahari tenggelam (sunset). Matahari terbenam antara pkl. 18.00 – 19.00, tetapi orang sudah datang pukul 16.00 sehingga cuaca masih panas sekali. Namun tidak peduli cuaca panas asalkan bisa melihat keindahan sunset.

Kita diajak untuk berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan, Penyelamat kita, Penyembuh kita, dan Sumber segala berkat kita.

Mengikuti ibadah-ibadah seperti ibadah jemsel ataupun kebaktian wadah pelayanan adalah satu tahapan bagi jemaat untuk berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan. Sebab bisa saja orang berkata capek, letih, sibuk, dan banyak dalih lainnya untuk tidak hadir di ibadah. Namun dengan hadir di ibadah berarti kita sudah belajar meningkatkan diri untuk berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan.

Kenapa perlu berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan ? Alasannya adalah karena ;  

- Tuhan pasti muncul seperti fajar.
Artinya Tuhan Yesus selalu hadir setiap pagi kepada orang yang berusaha mengenal Dia. Yesus hadir dalam pribadi, dalam rumah tangga, dan dalam usaha  atau pekerjaan.  Setiap hari Tuhan menyertai hidup kita.

- Ia akan datang kepada kita seperti hujan.
Yehezkiel 34:26-30 mencatat bahwa hujan adalah berkat. Apabila kita mendekatkan diri kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh maka Tuhan akan menurunkan hujan atau berkat.

- Ia akan datang kepada kita seperti hujan akhir.
Dalam Alkitab bahasa Inggris ditulis ; “He will come like the latter and former rain” (Dia akan datang seperti hujan awal dan hujan akhir). Di Timur Tengah ada dua kali musim hujan yaitu musim hujan awal dan musim hujan akhir. Musim hujan awal terjadi pada waktu musim gugur yaitu antara bulan September – Nopember, dan musim hujan akhir terjadi pada musim semi yaitu antara bulan April-Juni. Dan kita ketahui bahwa musim itu ditentukan oleh Tuhan. Karena itu kita perlu berusaha mengenal Tuhan sungguh-sungguh supaya diberikan musim-musim hujan yaitu musim-musim berkat.

Kitab Yoel 2:23-24 menubuatkan bahwa di akhir zaman Tuhan akan menurunkan hujan awal dan hujan akhir secara bersamaan. Ini mempunyai pengertian bahwa Tuhan akan menurunkan hujan berkat rohani dan hujan berkat jasmani kepada gereja. Di akhir zaman, orang-orang yang mengenal Tuhan dengan sungguh-sungguh akan mendapat berkat dua kali ganda. Tuhan akan melimpahi kita dengan berkat-berkat-Nya. Gereja akan kelimpahan gandum (ekonomi), kelimpahan anggur (kasih dan sukacita), dan kelimpahan minyak (Roh Kudus).  

Oleh sebab itu berusahalah sungguh-sungguh mengenal Tuhan sebab Dia pasti muncul seperti fajar, dia akan datang seperti hujan yakni membawa berkat dan Tuhan datang seperti hujan awal dan hujan akhir yaitu Tuhan datang dengan berkat dua kali ganda.  

Apabila kita mengejar pengetahuan akan Tuhan, belajar mendekat kepada Tuhan, maka kita dapat meminta supaya diturunkan hujan/berkat. Zakharia 10:1. Mintalah hujan rohani dan hujan jasmani. Sehingga pohon dan tanah kita memberikan buah dan hasilnya, hidup kita aman dan tenteram dalam perlindungan Tuhan, serta mendapat kebahagiaan (Yehezkiel 34:26-30). Sebab Tuhan adalah Gembala kita dan kita adalah domba-domba gembalaan-Nya.

Oleh sebab itu, biarlah kita berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan, berusaha mengejar pengetahuan akan Tuhan, sehingga Tuhan memberkati dan melipatgandakan berkat-Nya kepada kita. Haleluyah!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu, 24 Januari 2016 (Ibadah II)