log in

Khotbah (Artikel)

Senin, 29 Februari 2016 00:00

Mujizat Dalam Pernikahan

Written by  Ps. Jude Raja (Kuala Lumpur, Malaysia)
Ps. Jude Raja (Kuala Lumpur, Malaysia) Ps. Jude Raja (Kuala Lumpur, Malaysia)

Yohanes 2:1-11

Perikop ini adalah kisah tentang mujizat air menjadi anggur yang terjadi dalam sebuah pesta perkawinan di Kana. Biasanya hanya dua minggu saja orang-orang membicarakan sukacita sebuah pesta pernikahan. Mungkin ada yang dua bulan membicarakannya tetapi hanya beberapa orang saja. Namun peristiwa pesta pernikahan di Kana dibicarakan ribuan tahun bahkan sampai nanti Yesus datang keduakalinya.

Tuhan yang mendirikan lembaga pernikahan! Seorang laki-laki diciptakan untuk menikah dengan seorang perempuan. Dan itulah pernikahan yang sempurna yaitu seorang pria menikah dengan seorang wanita dan keduanya menjadi satu. Iblis yang merubah ketetapan Tuhan ini sehingga sekarang ada pernikahan sejenis, yakni laki-laki menikah dengan pria dan wanita menikah dengan perempuan. Tetapi kalau Anda mau menikah, menikahlah sesuai dengan ketetapan Tuhan.

Setiap kali saya bertemu dengan orang muda yang sudah pantas untuk menikah, saya selalu mendorong mereka supaya segera menikah. Pernikahan adalah salahsatu perjalanan hidup yang sangat penting. Bahkan menurut saya, hidup yang sesungguhnya dimulai dalam pernikahan.

Saya menikah dengan istri saya tahun 2004. Saya sangat mengasihi istri saya. Dia selalu mendorong saya untuk bangkit, maju dan melakukan yang terbaik. Dia selalu menantang saya untuk lebih baik di hadapan Tuhan.

Kuasa Tuhan ada dalam pernikahan. Mujizat ada dalam pernikahan. Sebagian orang percaya bahwa mujizat Yesus hanya berlaku 2000 tahun lalu saja. Tetapi kita percaya bahwa dalam hidup kita ini Yesus selalu melakukan mujizat. Tuhan setia kepada kita dengan mujizat-Nya.

Dalam mujizat perkawinan di Kana, ada 5 hal penting yang harus kita ketahui;

1) Mengundang Yesus. (ayat 1-2).

Yesus dan murid-muridNya diundang ke pesta perkawinan itu. Saya percaya bahwa mujizat air menjadi anggur terjadi karena Yesus hadir di sana. Adakah kita mengundang Yesus ke dalam hidup kita ? Adakah kita mengundang Yesus dalam aktivitas keseharian kita? Ketika baru bertobat, kita menyerahkan hidup dan mengundang Yesus ke dalam hidup kita. Tetapi bagaimana sekarang, apakah Yesus masih ada di dalam hidup kita? Apabila anda mengundang Yesus maka Dia akan melakukan mujizat.

Dulu saya berasal dari kampung. Tetapi kemudian saya datang ke sebuah gereja dan di sana saya mengundang Yesus dan Dia diam dalam hidup saya. Kemudian saya bekerja, berusaha, lalu menikah. Beberapa waktu kemudian istri saya mengandung. Pada bulan yang ketiga kehamilan istri saya, dokter memberitahukan bahwa istri saya mengalami komplikasi. Dokter mendiagnosa bahwa ada daging yang tumbuh sekitar 7 centimeter di rahim istri saya dan itu mengalahkan besar janin bayinya. Dokter berkata bahwa janin itu harus diaborsi. Istri saya menangis, dan saya juga menangis sebab pada saat yang bersamaan semua bank memblack-list nama saya karena tagihan yang gagal bayar. Penyebabnya adalah karena semua uang kami ditipu oleh teman kami. Pada waktu itu kami tidak tahu harus berbuat apa dan sepertinya tidak ada pengharapan. Gembala saya datang dan mendoakan saya. Kami suami istri berserah kepada Tuhan dan kami percaya bahwa Tuhan sedang melakukan rancangan yang besar dan kami tahu bahwa rancangan Tuhan selalu mendatangkan kebaikan. Akhirnya kami memutuskan untuk tidak menggugurkan bayi itu. Kami hanya memohon kepada Tuhan supaya diberikan bayi yang sempurna. Puji Tuhan, pada waktunya istri saya melahirkan bayi yang sehat dan yang sempurna. Semuanya itu adalah karena mujizat Yesus.

Karena itu saya mendorong semua orang Kristen supaya terus mengundang Yesus dalam hidupnya sehingga mujizat terjadi.

2) Doa Syafaat. (ayat 3).

Mujizat terjadi karena ada seorang penghubung antara Yesus dengan pemimpin pesta, yaitu Maria, ibu Yesus. Satu-satunya orang yang mendorong Yesus melakukan mujizat adalah ibu-Nya. Saya mengakui bahwa saya adalah hasil doa syafaat dari ibu saya. Dan saya yakin bahwa banyak di antara kita mengalami mujizat karena hasil doa syafaat orang lain. Doa syafaat sangat penting sekali. Salahsatu unsur penting dalam keberhasilan pelayanan adalah doa syafaat. Melalui doa syafaat kita mendesak Tuhan melakukan mujizat-Nya. Kita harus menjadi penghubung antara manusia dengan Tuhan.

3) Instruksi = Firman Tuhan. (ayat 5).

Semua orang mau diberkati Tuhan tetapi tidak semua orang mau mengindahkan instruksi Tuhan yaitu firman-Nya. Tetapi kalau kita mentaati firman Tuhan maka Tuhan akan memberikan kesejahteraan kepada kita.

Menurut 2 Tawarikh 7:14, instruksi untuk mengalami pemulihan adalah merendahkan diri, bertobat dan mencari wajah Tuhan.

2 Raja-raja 5:10. Nabi Elisa menginstruksikan panglima Naaman yang sedang sakit kusta untuk pergi ke sungai Yordan dan mandi tujuh kali di sungai itu. Awalnya Naaman menggerutu sebab di negerinya ada sungai-sungai yang lebih baik dari sungai Yordan. Tetapi akhirnya dia mentaati instruksi nabi Elisa dan dia sembuh.

Apabila kita melakukan instruksi/perintah Tuhan, maka kita akan mengalami mujizat demi mujizat dalam pelayanan, dalam keluarga, dalam pekerjaan, dalam bisnis, dalam ekonomi dan keuangan kita.

4) Menjadi alat-Nya Tuhan. (ayat 7-8).

Mujizat terjadi karena ada orang-orang yang mau bekerja mengisi tempayan-tempayan penuh dengan air, mencedoknya dan membawanya kepada pemimpin pesta. Kita semua harus mau dan rela melayani Tuhan. Kita harus rela berkorban waktu, tenaga dan uang dalam pekerjaan Tuhan.  Mujizat terjadi di saat kita bekerja dan melayani.

5) Memperoleh inspirasi. (ayat 9-10).

Orang-orang terpesona ketika mencicipi anggur itu sebab itu adalah anggur terbaik. Setiap hari Tuhan memberikan yang terbaik kepada  kita. Yoel 3:18 mencatat bahwa anggur baru dan yang terbaik datang dari Tuhan. Kita tidak perlu susah payah mencari anggur yang terbaik sebab Tuhan akan mengalirkannya kepada kita. Karena itu jangan takut dan kuatir tentang hidup ini sebab Tuhan pasti mengalirkan berkat-berkat dan memenuhi semua kebutuhan kita.  Mujizat air menjadi anggur memberikan pengharapan dan mendatangkan inspirasi bagi kita tentang masa sebab yang terbaik di depan pasti disediakan Tuhan bagi kita.

Jadi apabila kita mengundang Yesus, berdoa, melakukan perintah-Nya dan rela melayani Tuhan maka mujizat Tuhan pasti terjadi dan  kita tidak takut lagi akan masa depan. Tuhan memberkati!

Ringkasan Khotbah Ps. Jude Raja (Kuala Lumpur, Malaysia), Minggu, 21 Februari 2016 (Ibadah II)