log in

Khotbah (Artikel)

Minggu, 09 Oktober 2016 00:00

YANG TIDAK DIMINTA YESUS

Written by 
Gembala Sidang GPdI HOSANA, Palembang, Sumsel Gembala Sidang GPdI HOSANA, Palembang, Sumsel

Yohanes 17:15
Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Pasal ini kita kenal karena memuat doa Tuhan Yesus tentang murid dan gereja-Nya. Banyak permohonan yang sudah dinaikkan Tuhan untuk kesatuan gereja, pelayanan, hamba-hamba-Nya, rasul-rasul-Nya dan para murid, dari sejak Dia melayani sampai akhir zaman. Tetapi ada satu yang berlainan dalam ayat 15 ini, di mana Yesus berkata: Aku tidak meminta. Hal yang lain Dia minta, tetapi Dia tidak meminta supaya gereja diangkat pada waktu itu.
Murid-murid tidak diminta seperti Dia naik bersama-sama ke surga, Dia hanya berkata: tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. Kenapa Tuhan tidak minta supaya gereja Tuhan diangkat seperti Dia akan terangkat ke surga?
1. Karena gereja adalah representasi Kristus di dunia. Ketika Yesus naik ke surga, dunia tidak kehilangan pelayanan Yesus. Pelayanan yang dilakukan Yesus di dunia sekarang diteruskan oleh gereja Tuhan. Gerejalah wujud Yesus yang melayani dunia ini. Kalau setiap anak Tuhan dan setiap gereja menyadari bahwa dia adalah wujud (representasi) Yesus dalam dunia, maka banyak masalah-masalah yang sebenarnya tidak perlu terjadi, akan terhindarkan.
Tetapi gereja saat ini sudah kehilangan fungsi itu dan fokus pada yang lain. Oleh sebab itu, Yesus mendoakan supaya gereja dipelihara dari yang jahat karena untuk tujuan pelayanan Yesus bagi dunia ini maka gereja belum diangkat ke surga. Gereja dimusuhi dunia karena Yesus juga dimusuhi dunia. Pelayanan yang dilakukan Yesus bagi dunia, itu juga pelayanan yang dilakukan gereja bagi dunia. Tetapi dunia tidak bisa menerimanya, bahkan Yesus dimusuhinya maka gereja juga dimusuhi. Jadi jangan heran apabila ada perlawanan ketika kita berdiri sebagai anak Tuhan, tetapi berbahagialah kita karena Yesuspun menerima perlakuan yang sama.
2. Karena gereja adalah utusan Kristus untuk melayani dunia ini. Gereja ditempatkan sebagai musafir dengan misi kerajaan Allah yaitu menyelamatkan jiwa-jiwa. Kita hanya menumpang di dunia ini, ada orang meninggal diantar puluhan ribu orang dengan kemegahan yang luar biasa, ada juga yang diantar dengan sederhana saja. Tetapi yang menjadi masalahnya bukanlah yang mengantar melainkan yang menyambut, apakah disambut di surga atau tidak.
Allah memberikan kita banyak berkat. Kekayaan, kemuliaan, pangkat diberikan sebagai warisan janji Tuhan, untuk kesaksian kita. Saya sering katakan: kalau orang Kristen melarat hidupnya, lalu mengajak orang lain untuk mengenal Yesus, maka orang itu akan berkata: cukuplah anda sendiri yang melarat, saya tidak mau mengikut Yesus dan melarat.
Kenapa Tuhan memberikan kita kemuliaan, berkat, gereja yang bagus? Supaya jadi kesaksian kepada orang lain dan mereka tahu bahwa kita yang mengiring Yesus adalah orang-orang yang diberkati. Dan dengan demikian orang itu dapat ditarik datang kepada Tuhan melalui apa yang dilihatnya, bukan hanya melalui apa yang didengarnya. Tapi jangan lupa sebagai anak Tuhan kita adalah seorang musafir, kita hanya menumpang di dunia ini, kita pasti pulang ke tempat asal. Dan kalau kita pulang waktunya misteri, caranyapun misteri, kita tidak tahu.
Memang Tuhan menetapkan kita di dunia hanya seorang musafir, semua yang lain Tuhan beri sebagai kelengkapan hidup untuk menjadi saksi, bukan untuk dibanggakan atau disombongkan. Oleh karena itu, selama di dunia ini kita harus berbuah.
Filipi 1:21-24 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus -- itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. Ada tujuan Ilahi untuk kita sebagai musafir, supaya selama di dunia kita memberi buah, dan buah manusia adalah manusia yaitu memenangkan jiwa-jiwa. Kita harus memfungsikan diri sebagai wujud Kristus yang melayani di dunia. Dalam ayat ini Paulus berkata: lebih baik sebetulnya aku pulang ke rumah Bapa, sebagai musafir aku ingin tinggal bersama Bapa, tetapi untuk memberi buah, aku lebih tepat berada di dunia ini. Kalau aku masih hidup berarti harus memberi buah.
Saya disebut oleh teman-teman sebagai orang yang keras, tetapi saya tidak pernah keras untuk menerima orang berdosa. Saya keras dan tidak kompromi soal kebenaran, itu memang sudah menjadi prinsip karena sudah saya yakini dari Firman Allah.
Sudah berapa banyak orang yang kita menangkan untuk Tuhan? Sudah berapa banyak orang yang kita berikan kesaksian tentang Juruselamat yang luar biasa itu? Atau mungkin kita malu sehingga diam ketika ada kesempatan untuk melakukannya. Kalau kita punya harta, pasti kita akan ceritakan kepada orang lain. Kalau kita bangga dengan Yesus sebagai Juruselamat seharusnya kita bercerita.
Suatu hari dalam perjalanan pesawat dari Jakarta ke Palembang, saya mulai bersaksi dan bercerita kepada orang-orang yang duduk bersama saya. Seminggu kemudian, ada 7 orang dibaptis karena saya bersaksi di pesawat waktu itu.
Kita ditugaskan sebagai musafir yang menceritakan kehebatan Tuhan, tanpa Dia tidak ada keselamatan. Melalui kita yang menyadari arti dan tujuan hidup di dunia ini, akan banyak jiwa-jiwa dimenangkan.
3. Gereja adalah Tubuh Kristus. Jangan ada keributan dan perkelahian karena kita satu tubuh. Memang kita sering mengalami konflik dalam hati, ketika kita disakiti orang lain tetap harus tersenyum. Alkitab katakan jangan kita marah sampai matahari terbenam.
Sebagai Tubuh Kristus dan saksi-Nya bagi dunia, jangan kita memelihara konflik dalam hati. Yesus katakan: Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi (Yohanes 13:34,35). Kita gereja Tuhan dan tubuh Kristus adalah pemberita kebenaran bagi dunia. Hilangkan konflik dan sakit hati, bangun doa dan minta kasih Allah melingkupi hati kita.
Kita ditetapkan untuk menjadi murid yang bercerita dan mengabarkan berita kebenaran. Kita tidak diminta utnuk pulang ke surga karena ada tujuannya yaitu menjadi pemberita kebenaran. Tuhan Yesus memberkati.

Ringkasan Khotbah Pdt. Harry S. Gultom (Palembang, Sumsel), Minggu, 2 Oktober 2016 (Ibadah Raya ll)