log in

Khotbah (Artikel)

Minggu, 22 Januari 2017 00:00

HARI TUHAN

Written by  Pdt. M. D. Wakkary

Dalam Perjanjian Lama, istilah hari Tuhan berarti Tuhan datang dengan penghukuman. Juga dalam Perjanjian Baru, hari Tuhan mengingatkan orang untuk berhati-hati karena penghukuman akan datang kepada dunia dan manusia.

2 Petrus 3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Kenapa hari Tuhan disebut tiba seperti pencuri? Karena kedatangan-Nya tidak ada yang tahu waktunya, sama seperti pencuri yang datang tanpa memberitahu waktu kedatangannya. Hukuman yang hebat dari Allah akan datang tanpa kita ketahui tanggalnya, minggunya, bulannya atau tahunnya. 

1 Tesalonika 5:1,2 Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Zaman dan masa di sini berbicara tentang kedatangan Yesus kedua kali. Karena tidak ada seorangpun yang tahu, maka tidak perlu dituliskan. Tetapi Yesus mengatakan bahwa ada tanda-tanda yang akan diberikan bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat.

Ayat 4 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri. Dalam skema peta zaman, hal pertama yang terjadi adalah penciptaan langit dan bumi, waktu atau lamanya itu terjadi kita tidak tahu. Kejadian 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam ayat ke 2 bumi kacau dan gelap gulita.

Kita mungkin berpikir Tuhan menciptakan segala sesuatu baik dan indah, kenapa dalam ayat ini ada kekacauan? Karena di antara Kejadian 1:1 dan ayat 2 ada suatu peristiwa yaitu kejatuhan malaikat besar ke dunia dan Iblis membuat dunia gelap gulita. Lalu Roh Allah datang melayang-layang di bumi yang gelap ini. Kemudian Allah berkata akan menciptakan kembali dunia ini. Dan hal pertama yang diciptakan adalah terang. Kejatuhan Adam dan Hawa ke dalam dosa memulai adanya waktu.

Lamanya waktu dari Adam sampai kepada Yesus kira-kira 4000 tahun, dan antara kelahiran Yesus di Betlehem sampai kedatangan kedua kali kira-kira 2000 tahun. Di sinilah gereja muncul sehingga rentang waktu ini disebut juga zaman gereja dan diakhiri dengan 3,5 tahun zaman antikris.

Gereja yang sempurna tidak mengalami masa aniaya karena akan disingkirkan ke suatu tempat yang aman dan nyaman selama 3,5 tahun, setelah itu barulah hari Tuhan tiba. Ketika Yesus datang kembali, dunia ini akan dihancurkan dan semua anak Tuhan akan bangkit dan berada di surga.
Iblis akan dirantai selama 1000 tahun, setelah itu dia akan dimasukan ke dalam neraka selama-lamanya, kemudian kita akan menerima langit dan bumi yang baru. Itulah sejarah singkat dunia yang kita lewati dan dunia yang akan datang.

1 Tesalonika 5:3 Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman -- maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin -- mereka pasti tidak akan luput. Pada saat masyarakat dunia sedang ramai membangun, membuat negara makmur dan menganggap diri hebat, punya segala-galanya, tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan. Jadi, hari Tuhan datang seperti pencuri yaitu kepada orang yang tidak percaya. Kepada mereka Yesus datang kembali dengan kebinasaan.

Dalam ayat 4 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri. Kebinasaan datang seperti pencuri bukan datang kepada kita yang percaya tetapi kepada mereka yang hidup dalam kegelapan. Kedatangan Yesus tidak mereka ketahui karena hidup dalam kegelapan. Gelap karena hidup dalam dosa, mencari kekayaan dunia ini, sibuk dalam pekerjaan saja dan gelap karena tidak melakukan Firman Tuhan.

Ayat 5 karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Mungkin kita tidak kaya, tidak hebat dan dalam pandangan dunia banyak kekurangan, tetapi kalau kita hidup sebagai anak Tuhan yang benar, kita bukanlah orang-orang kegelapan tetapi anak-anak siang dan anak-anak terang. Itulah sebabnya kita beribadah, berdoa melakukan pelayanan.

Ayat 6 Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Inilah yang jadi masalahnya karena sering datang banyak gangguan dan godaan untuk tidur. Anak-anak terang yang tidak hidup dalam kegelapan itu tidak tidur. Secara fisik kita perlu tidur tetapi secara rohani, sebagai anak-anak terang tidak boleh tidur seperti orang lain.

Kita tidak boleh sedikitpun tergoda oleh keinginan untuk tidur. Godaan untuk tidur begitu banyak bahkan sering terasa enak dan nikmat. Orang mungkin hanya rencana untuk tidur 1 jam, tetapi bisa sampai 3 jam karena keenakan. Iblis ingin menjatuhkan kita dengan nafsu atau keinginan tidur. Oleh karena itu tema jemaat GPdI Maranatha tahun ini adalah bangkitlah menjadi teranglah!. Biarlah tahun 2017 ini kita bangun terus, bukan hanya fisiknya tetapi juga rohaninya. Supaya kita tidak lengah dan tertidur maka kita harus bergerak terus. Godaan Iblis bagi kita anak Tuhan di tahun ini dan seterusnya yaitu supaya jangan beribadah, jangan berdoa, jarang membaca Firman, jangan melayani dan supaya terus tertidur rohaninya.

Orang tidur pada waktu malam karena biasanya malam itiu adalah waktu yang senggang. Kita harus bertahan dari godaan tidur yang besar ini karena kalau kita tergeser pada kegelapan, kita tidak akan mengetahui waktu hari Tuhan tiba. Hanya orang yang hidup dalam terang yang mengetahui kapan Tuhan Yesus datang dan kita diangkat dan kapan dunia hancur.

2 Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Ada sebagian orang Kristen yang menganggap Tuhan belum akan datang. Tuhan sedang menantikan pertobatan dari manusia yang belum percaya kepada-Nya. tuhan masih memberikan kesempatan supaya tidak ada yang akan binasa. Itulah mengapa Tuhan kelihatan lambat untuk datang kembali. Kita mungkin sudah siap menyambut kedatangan-Nya tetapi yang lain belum, dan Allah memberikan kesempatan kepada mereka.

Dalam ayat 12 dikatakan bahwa kita bisa memperlambat atau mempercepat kedatangan Yesus. Ayat 14 kita harus berusaha untuk hidup kudus dan suci. Kalau kita sudah hidup demikian dan Tuhan belum datang juga, ayat 15 berkata bahwa Tuhan memberikan kesempatan bagi orang-orang yang mau datang kepada-Nya.

Kedatangan Tuhan semakin dekat, karena itu sesuai dengan tema kita: bangkitlah menjadi teranglah, sehingga kita menjadi berkat bagi semua orang, dan pada hari Tuhan kita akan bersama-sama dengan Dia. Haleluyah!