log in

Khotbah (Artikel)

Minggu, 12 Maret 2017 00:00

MENDENGAR FIRMAN DI RUMAH TUHAN

Written by  Pdt. M. D. Wakkary

Pergerakan kehidupan manusia merupakan suatu kuasa yang dapat membuatnya bertahan dan hidup berkesinambungan juga hidup yang mempunyai makna. Bagaimanakah makna hidup kita dalam memberi apresiasi kepada Firman Tuhan? Alkitab memberikan banyak ayat yang mengajak kita memberikan apresiasi dan penghormatan yang sangat tinggi kepada Firman Tuhan. Di semua gereja, Firman Tuhan selalu diberitakan. Beberapa gereja mengawalinya dengan nyanyian pujian kemudian Firman Tuhan disampaikan. Tetapi Iblis selalu mencegah kita untuk mendengar dan mentaati Firman Tuhan.
Pengkhotbah 4:17 Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.
Orang Israel pada zaman dahulu memang percaya kepada Tuhan, tetapi mereka tetap melakukan apa yang jahat. Mereka mempunyai suatu asumsi bahwa setelah melakukan yang jahat, mereka mempersembahkan korban kepada Tuhan berupa kambing, domba jantan atau burung tekukur sehingga dosa mereka dianggap sudah beres. Alkitab katakan karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat. Korban yang mereka lakukan adalah korban orang-orang bodoh. Tuhan tidak berkenan kepada orang yang beranggapan bahwa dengan membawa korban dosanya sudah beres. Orang bodoh yang melakukan kejahatan akan kena hukuman Tuhan. oleh karena itu ayat ini diawali dengan Jagalah langkahmu.
Kalau kita ke rumah Allah (gereja), jangan ada hal-hal yang tidak beres. Jagalah langkah apabila berjalan ke rumah Allah, sebab menghampiri untuk mendengarkan adalah jauh lebih baik dari pada korban. Waktu beribadah adalah saat di mana kita menghampiri Tuhan. Memanag kita tidak bisa melihat Roh Kudus, tetapi Dia hadir ketika kita mendekat. Kita tidak cukup menghampiri dengan pujian dan penyembahan kita, tetapi menghampiri untuk mendengar.
Di sinilah pentingnya Firman. Kita mungkin banyak mendengar Firman yang disampaikan oleh berbagai Pendeta, tetapi apakah kita mendengar sesuatu dari Tuhan? Mendengar sesuatu dari Tuhan jauh lebih penting dari korban-korban. Apa yang Tuhan katakan kepada kita? Kita jangan berkata khotbah yang disampaikan gembala hanya cocok buat orang lain, bukan kepada saya. Tetapi marilah kita juga menangkap apa yang menjadi pesan Tuhan bagi kita sendiri.
Kita ke gereja bukan untuk memamerkan apa yang kita miliki, jagalah langkah kita karena kita ke gereja untuk menghampiri, mendekat kepada Tuhan dan mendengarkan Firman Tuhan. Orang datang ke gereja mendengarkan Firman Tuhan kelihatannya mudah, tetapi banyak hal yang bisa mengganggu konsentrasi kita sehingga kita tidak menangkap inti pemberitaan Firman Tuhan itu.
Markus 4:15 Orang-orang yang di pinggir jalan, tempat firman itu ditaburkan, ialah mereka yang mendengar firman, lalu datanglah Iblis dan mengambil firman yang baru ditaburkan di dalam mereka. Iblis selalu berusaha mengambil Firman dari hati dan memori kita. Itulah yang membuat kita tidak konsentrasi dan sulit untuk menerima kuasa Firman itu. Dalam Mazmur 119:105 Firman Tuhan itu seperti pelita/lampu. Hari-hari kita saat ini begitu gelap, kita perlu Firman menerangi langkah kita.
Secara fisik dunia ini mengalami perkembangan terutama dalam pembangunan, tetapi sebenarnya dunia semakin gelap karena dosa. Saat ini penjara-penjara mengalami over kapasitas kenapa ini terjadi? Karena kegelapan dosa. Dulu kita tidak pernah mengenal narkoba, sekarang sampai di penjarapun orang menggunakan dan mengedarkannya, dulu kita tidak mengenal terorisme tetapi sekarang sudah merajalela. Inilah tandanya bahwa dunia semakin gelap. Karena itu Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku, maka tidak ada kegelapan lagi.
Kehidupan anak Tuhan tidak gelap, ada masa depan yang cerah karena ada Firman Tuhan menjadi terang bagi jalan hidup kita. Seringkali kabut dosa dalam dunia ini membuat jalan kita susah, bergerakpun susah, hidup susah tetapi syukur ada Firman yang menerangi kita.
Amsal 16:20 Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan, dan berbahagialah orang yang percaya kepada TUHAN. Orang yang memperhatikan Firman mendapat kebaikan, kesembuhan dan kemenangan, juga orang yang percaya kepada Tuahan mendapatkan kebahagiaan. Dari manakah asal percaya atau iman itu? Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Kunci untuk memperoleh segala berkat Tuhan adalah iman dan itu datangnnya dari Tuhan. Oleh karena itu kita harus membaca Firman Tuhan, baca alkitab.
Kalau ingin bangunan rohani kita bertambah, harus ada hubungan dengan sumber iman yaitu Firman Kristus.
Yakobus 1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Haleluyah!