header image
Home arrow Sejarah Singkat
Sejarah Singkat PDF Print E-mail
Written by Admin   
Aug 19, 2004 at 08:11 PM

Sejarah Singkat Jemaat GPdI Maranatha
Jalan S. Parman 63 Medan

Kehadiran Gereja Pantekosta di Jalan Padang Bulan
Gereja Pantekosta mendapat tempat ibadah permanen di Jalan Padang Bulan (sekarang Jln. S. Parman) Medan pada akhir tahun 1957, setelah sebelumnya beberapa tahun mengadakan ibadah di Gang Saudara, Jalan Malaka Medan.

Pdt. A.W. Wakkary (alm), ayahanda Pdt. M.D. Wakkary, yang menjadi Gembala Sidang. Jemaat tersebut bertumbuh pesat, namun Agustus 1971 Pdt. A.W. Wakkary pulang ke rumah Bapa Surgawi, dan pelayanan penggembalaan dilakukan oleh Ibu Pdt. R.N. Wakkary-Sorongan, istri almarhum Pdt. A.W. Wakkary.
Pada zaman penggembalaan Ibu Pdt. R.N. Wakkary, jumlah anggota jemaat bertambah sehingga gedung ibadah direnovasi menjadi sebuah gedung gereja dengan kapasitas 500 kursi.

Pada tahun 1981 Pdt. Ibu R.N. Wakkary, dengan alasan kesehatan, mengestafetkan penggembalaan Jemaat Jalan Padang Bulan, yang berubah nama jalannya menjadi Jalan Patrice Lumumba, lalu berubah lagi menjadi Jalan Letjend. S. Parman, kepada putra tertuanya Pdt. M.D. Wakkary, yang pada waktu itu menjabat Wakil Pemimpin Umum / Pemimpin Redaksi Suratkabar Harian Sinar Indonesia Baru. Pdt. M.D. Wakkary memang sudah berstatus pendeta muda di sinode Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) karena mengenyam pendidikan teologi di Sekolah Alkitab Batu, Jawa Timur.

Pada masa pelayanan Pdt. M.D. Wakkary, jemaat ini berkembang pesat, sehingga pada tahun 1988 dimulai pembangunan gedung baru. Tahun 1991, Jemaat GPdI Jalan S. Parman ini mendapat nama baru “Jemaat GPdI Maranatha”.

Setelah melalui beberapa tahap pembangunan gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Maranatha, yang berlantai tiga, ditahbiskan penggunaannya oleh Dirjen Bimas Kristen Departemen Agama RI, yaitu pada bulan September 1993. Kapasitas Gedung GPdI Maranatha Lantai I sekitar 400 kursi, dan di ruang utama yaitu Lt II dan III berjumlah 1.500 kursi.

Aktivitas Pelayanan GPdI Maranatha

Dewasa ini jemaat GPdI Maranatha proaktif dalam Ibadah dan pelayanan. Jemaat ini memiliki sedikitnya 13 wadah pelayanan, yaitu : 1. Wadah Pelayanan Anak-anak dengan 21 tempat ibadah sekolah minggu, 2. Wadah Pelayanan Remaja dengan 10 tempat ibadah, 3. Pelayanan Pemuda, 4. Pelayanan Wanita, 5. Pelayanan Pria, 6. Pelayanan Kaum Profesi dan Usahawan, 7. Pelayanan Keluarga Muda, 8. Pelayanan Anak Jalanan, 9. Pelayanan Kaum Tunawisma dan Pemulung, 10. Pelayanan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan di 9 LP / Rutan, 11. Pelayanan Pendoa Syafaat, 12. Pelayanan Maranatha Music, 13. Pelayanan Wanita Janda, dll.

Jemaat GPdI Maranatha juga memiliki 89 Jemaat Sel di berbagai kecamatan dan kelurahan di kota Medan.
Dengan keanggotaan sekitar 3000 orang dewasa dan 1100 anak-anak Jemaat GPdI Maranatha memiliki ± 30 pengerja gereja yang full-time.


Ibadah Raya Minggu

Kegiatan paling utama ialah Ibadah Raya Minggu. Setiap hari Minggu diadakan 4 Ibadah Raya : 1. Pkl. 07.00, 2. Pkl. 10.00, 3. Pkl. 13.00 dan ke-4 Pkl. 19.00 wib.
Ibadah ke-1 dan 2, disiarkan langsung ke para pendengar masyarakat umum oleh Radio Kosa FM.

Untuk mengefektifkan Ibadah Raya Minggu dan Ibadah di Jemaat Sel (Jemsel), dilakukan pelatihan Worship Team setiap Hari Jumat.
Mulai Februari, Ibadah Raya 2008 juga diadakan setiap hari Kamis malam.

Ibadah Doa Puasa

Jemaat GPdI Maranatha setiap hari Jumat melaksanakan Ibadah Doa Puasa di Ruang Doa.
Para Pengerja / Pelayan melaksanakan Ibadah Doa Puasa setiap hari Rabu, Sabtu dan Doa semalaman suntuk setiap hari Rabu malam.
Pelayanan Pendoa Syafaat mengadakan doa bersama setiap Senin dan Rabu.
Wanita Janda “Hana” mengadakan ibadah doa setiap minggu pertama setiap bulan.
Jemsel-jemsel juga memiliki ibadah doa masing-masing.

Penginjilan

Melalui wadah Pelayanan Pria dan Profesional setiap bulan diadakan penginjilan ke luar kota melalui tim penginjilan bersama.


User Comments

Comment by GUEST on 2009-09-06 20:10:11
gpdi maranatha yang dibekati oleh tuhan yesus

Comment by GUEST on 2009-09-13 20:17:10
mslh yg qkt hadapi untk mencoba iman qkt

Comment by GUEST on 2009-12-16 14:20:47
Syaloom..Puji Tuhan, kita bangga punya Tuhan Yesus yg hidup,bahwa suaraNya selalu berseru seru kepada kita supaya kita bekerja keras untuk menuai padi yang sudah menguning. marilah kita tuai sesuai dgn talenta kita. 
mari kita jadi Martir untuk memberitakan injil sampai kepelosok pelosok bumi. Kususnya didaerah kaum kedar.. GPdI member Berjuang terus untuk kemuliaan Tuhan GBU ET
Your Name / Email Address

Last Updated ( Jun 07, 2010 at 03:49 PM )

Yesaya 40 : 31
Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.