header image
Home arrow 2010 arrow Gereja Dalam PERLOMBAAN Iman
Gereja Dalam PERLOMBAAN Iman PDF Print E-mail
Written by Pdt. M.D. Wakkary   

Ibrani 12:1-3

Ibrani pasal 12 merupakan kelanjutan dari Ibrani pasal 11. Dalam ayat pertama berbunyi : “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita,....” Yang dimaksud saksi yang mengelilingi kita adalah para pahlawan iman yang dicatat dalam Ibrani 11:4-40. Saksi-saksi itu bagaikan awan yang mengelilingi kita. Awan terdiri dari jutaan kristal, artinya banyak saksi yang mengelilingi kita. Mereka adalah Habel, Henokh, Nuh, Abraham, Sarah, Ishak, Yakub, Musa, Rahab, Gideon, Barak, Simson, Samuel, Daud dan para nabi-nabi lainnya yang telah berhasil dalam iman. Bahkan yang menarik, ada pula pahlawan-pahlawan iman yang tidak disebutkan namanya. Ibrani 11:36-38 –“Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung.” Misalnya rasul Paulus, beberapa kali ia dicambuk dan dipenjarakan karena iman. Zaman Kaisar Nero di kota Roma, banyak anak-anak Tuhan yang diadu dengan binatang buas. Sebagian harus bersembunyi di gua-gua, bahkan ada yang digergaji, ada yang dibunuh dengan pedang karena mereka anak Tuhan. Sekarang, kita masih bersyukur karena kita masih bebas beribadah, bebas memuji Tuhan, walaupun kita dengar banyak anak Tuhan yang menderita di China dan beberapa negara di Timur Tengah.

Lalu kemudian dalam Ibrani 11:40 dicatat : “Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.” Karena itu dalam pasal 12 ayat 1 ditulis bahwa sekarang, dari sorga, pahlawan-pahlawan iman memperhatikan kita, apakah kita bisa menang atau kalah, apakah kita bisa berhasil atau gagal. Di akhir zaman ini, Iblis semakin giat menjatuhkan orang percaya. Perhatikan, terjadi di negara-negara Eropah bahwa dari penduduknya yang mayoritas mengaku agama Kristen, ternyata tidak mencapai 10 persen dari mereka yang masuk gereja. Kenyataan ini juga terjadi di Australia. Penduduknya mayoritas Kristen, tetapi persentasi yang masuk gereja hanya minoritas. Karena itu, ada tiga hal penting pesan Firman Tuhan bagi kita di awal tahun 2010 ini :

1.   Perlombaan  --> Lari.

“.....marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba (run = lari) dengan tekun dalam perlombaan (race) yang diwajibkan bagi kita.” (Ibr 12:1). Gereja Tuhan  tidak boleh tidak harus berlari. Kita harus menyadari bahwa gereja sekarang sedang dalam status perlombaan. Secara jasmani, seseorang yang mengikuti perlombaan lari harus meringkaskan pakaiannya, mengurangi bobot badannya, supaya tidak menghalangi dalam berlari. Dalam perlombaan iman, ada dua hal yang harus kita tanggalkan supaya kita menang : Pertama, beban. Dalam bahasa Inggris digunakan kata 'weight' artinya berat. Kita mempunyai banyak sekali beban-beban “kedagingan” yang memberatkan kita dalam bertanding. Dunia ini selalu menyajikan semua hal yang 'daging' yang akan menambah bobot/beban dalam pertumbuhan rohani kita. Beban yang paling banyak memberatkan adalah di pikiran kita. Pikiran kita memuat banyak sekali beban : memikirkan pengembangan usaha, memikirkan masalah ekonomi, masalah bisnis, masalah keuangan, masalah pekerjaan, karir, masalah sekolah/pendidikan, dlsb. Itu sebabnya kita musti melatih untuk meninggalkan beban-beban yang memberatkan kita. Yang kedua adalah dosa. Dosa itu tidak serta merta melilit kita. Pertama-tama kelihatannya hanya dosa kecil yang mudah diputuskan. Tetapi kemudian tanpa terasa sudah ribuan dosa yang melilit kita yang akhirnya kita sulit terlepas.

Ini zamannya kita bukan sekadar orang Kristen yang lenggang-kangkung asal masuk sorga. Tidak! Kita musti lari. Kita semua ditaruh dalam sebuah perlombaan dan penontonnya sangat banyak. Sekarang ini waktunya kita musti belajar mengalahkan rintangan. Pekerjaan kita, kesibukan kita, hobby kita, anak kita, cucu kita, sering menghalangi kita sehingga tidak ada waktu untuk Tuhan. Tetapi tahun 2010 ini, berikan waktu untuk turut dalam perlombaan iman dan belajar untuk menanggalkan semua beban-beban dan dosa-dosa yang begitu merintangi kita.

2.   Fokus kepada Yesus, pemimpin iman kita. Ibrani 12:2

Kehidupan Kristiani harus fokus kepada Yesus. Kita boleh berbisnis, boleh berkarir, boleh sekolah, boleh bekerja, tetapi mata kita harus selalu tertuju kepada Yesus. Yesus yang memimpin kita kepada iman dan membawa kepada kesempurnaan. Perlombaan iman kita hanya bisa berhasil kalau kita tetap memandang kepada Yesus. Baca 2 Korintus 5:7. Anak Tuhan selalu berjalan dengan iman bukan karena melihat. Ada dua yang memimpin hidup kita yaitu Yesus dan Roh Kudus. Yohanes 16:13. Roh Kudus memimpin kita kepada Firman Tuhan. Namun Yesus dan Roh Kudus tidaklah kelihatan. Karena itu di dalam jemaat, Tuhan memberikan pemimpin-pemimpin yang kelihatan, yaitu Gembala Sidang. Ibrani 13:7,17,18. Ada pemimpin-pemimpin yang bisa kita lihat dalam gereja. Pemimpin-pemimpin yang memberikan contoh hidup. Pemimpin yang menyampaikan Firman. Pemimpin-pemimpin dalam jemaat yang harus kita taati dan tunduk. Bahkan kita harus terus berdoa untuk para hamba-hamba Tuhan, para pemimpin jemaat.

Dalam fokus kepada Yesus, kita musti ingat bahwa Yesus pernah mati di salib Golgota, pernah mengalami penderitaan. Tetapi jangan lupa, sesudah salib ada kebangkitan. Sesudah kebangkitan ada kenaikan ke sorga. Karena itu jangan takut menghadapi penderitaan dan pencobaan. Kalau ada percobaan pasti ada kemenangan. Yesus bertahan dalam penderitaan dan kemudian menerima kemuliaan. Jangan mengomel atau mempersalahkan orang lain kalau masalah datang. Ingat Yesus yang menderita tetapi kemudian mengalami kemenangan karena tekun memikul salib.

3.   Jangan lemah + Putus asa. Ibrani 12:3.

Kalau kita lemah apalagi putus asa, berarti kita terjebak ke dalam strategi Iblis. Ibrani 12:12,13 “Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.” Secara fisik, kalau lutut kita goyah, jangankan untuk berlari, berdiri pun sudah susah. Apalagi secara rohani, apabila tangan kita lemah, tidak mau aktif, hanya berpangku tangan saja, maka kita akan terdiskualifikasi dalam perlombaan iman. Mungkin anda tidak bisa lari karena rohaninya pincang, mintaah kesembuhan dari Yesus. Arahkan pandanganmu kepada Yesus, sebab hanya Dia yang bisa menguatkan kita. Kalau ada yang putus asa, bangkit lagi, masih ada harapan bagi kita. I Korintus 15:58.

Karena itu, tahun 2010 ini kita jangan lemah, jangan bersantai-santai, tetapi masuklah dalam perlombaan iman. Aktiflah dalam pekerjaan Tuhan dengan mata yang tertuju kepada Yesus. Haleluyah. Tuhan Yesus memberkati!

Ringkasan Khotbah Pdt. M.D. Wakkary, Minggu, 3 Januari 2010 (Ibadah Raya II)

 

Last Updated ( Feb 04, 2010 at 12:26 PM )