|
BILANGAN 13:25-38 Sekitar
tiga juta umat Israel dihentar Tuhan keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan. Perjalanan
mereka penuh dengan tanda-tanda ajaib. Ketika Laut Merah menghadang mereka,
tangan Tuhan membelah laut itu sehingga bangsa Israel berhasil luput dari
kejaran tentara Firaun. Di padang gurun Tuhan memberikan air dari batu karang. Setiap
hari, kecuali hari Sabat Tuhan mengirimkan roti dari surga yang disebut manna. Pada
siang hari diberikan tiang awan supaya tidak kepanasan, dan tiang api pada
malam hari sebagai penerang. Jadi begitu hebat kuasa Tuhan menolong dan
menyertai perjalanan bangsa Israel.
Sebelum masuk tanah Kanaan, Musa mengutus 12 orang menurut jumlah suku Israel untuk mengintai tanah Kanaan. Tanah Kanaan memang negeri Perjanjian, tetapi harus direbut Israel. Karena Tuhan sudah berjanji maka Ia pasti menyertai dan memberikan kemenangan.
Setelah 40 hari, 12 pengintai itu kembali dengan membawa kabar bahwa negeri itu makmur, subur, berlimpah susu dan madunya. Mereka juga memperlihatkan hasil negeri itu. Namun ada 10 orang pengintai yang melaporkan bahwa di samping negeri itu makmur, penduduknya raksasa-raksasa dan pemakan penduduknya. Mereka berkata tidak mungkin kita menang, kita pasti kalah. Hanya dua orang yaitu Yosua dan Kaleb yang berkata kita pasti menang. Tetapi kabar busuk itu lebih mempengaruhi bangsa Israel. Sepuluh pegintai itu berkata : “Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami." Bilangan 13:33. Mereka sudah melihat kuasa Tuhan yang begitu hebat menyertai perjalanan mereka, tetapi sekarang mereka katakan diri mereka belalang.
Belalang termasuk binatang jenis serangga. Serangga adalah binatang yang sangat kecil. Misalnya semut, lalat, kecoa. Belalang jauh lebih kecil dibandingkan manusia. Orang yang menyebutkan dirinya belalang telah menghina dirinya dan juga menghina Tuhan. Manusia bukanlah belalang atau hewan melainkan ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Belalang beradu dengn raksasa pasti hancur. Iblis seringkali menyuntik pikiran kita dengan pikiran-pikiran yang mengecilkan kita ; kamu kecil, kamu minoritas, kamu tidak terpakai, kamu bodoh, kamu pasti kalah, dlsb. Mentalitas belalang bukanlah mentalitas anak-anak Tuhan.
Mendengar berita busuk itu, bangsa Israel tidak mau masuk tanah Kanaan dan meminta pulang ke Mesir, jadi budak kembali. Bilangan 14:4. Mereka gagal total. Inilah strategi Iblis untuk melemahkan kita supaya kita gagal.
Bilangan 13:29. Akibatnya tragis, bangsa Israel yang berusia 20 tahun ke atas tidak akan masuk ke negeri perjanjian dan habis mati di padang gurun, kecuali Kaleb dan Yosua serta generasi baru yaitu anak-anak mereka. Akibat bermental belalang, mereka tidak bisa masuk tanah Kanaan dan dihukum mati. Mereka berputar-putar selama 40 tahun sampai semua orang Israel di atas 20 tahun mati dan anak-anak kecil tumbuh menjadi dewasa.
Ini pelajaran berharga bagi gereja Tuhan di akhir zaman. Kita tidak boleh bermental belalang. Kita bukan belalang, tetapi anak tebusan Kristus. Yohanes 1:12.
Siapa yang berhasil masuk tanah Kanaan?
1. Generasi baru Israel pimpinan Yosua berhasil, karena Firman. Yosua 1:3-9
Yosua menerima janji Tuhan yang luar biasa, yaitu Tuhan akan menyertai dan memberikan kemenangan kepada generasi baru yang dipimpinnya. Namun ada syaratnya, yaitu menghormati dan mentaati Firman Tuhan. Seringkali kita punya kesulitan untuk menghormati dan mentaati Firman. Bahkan ada orang mendengar firman Tuhan saja kesulitan. Begitu mendengar Firman langsung ngantuk. Generasi baru Israel mempunyai satu pedoman, kalau ingin berhasil dan beruntung, dengar dan lakukan Torat. Apabila kita renungkan Firman, kita dengar dan laksanakan, ada janji Tuhan untuk berhasil dan beruntung. Yosua 1:8.
2. Yosua mengalahkan keturunan raksasa. Yosua 11:21-23.
Yang ditakuti oleh bangsa Israel sebelumnya adalah orang-orang Enak, keturunan raksasa. Tetapi dalam kepemimpinan Yosua semua raksasa ditumpas habis.
3. Roh Kudus di dalam KITA lebih besar dari roh dunia ini. I Yohanes 4:4.
Dewasa ini kita menyaksikan perkembangan pesat yang terjadi di dunia. ‘Raksasa-raksasa’ banyak bermunculan, termasuk ‘raksasa’ kebutuhan hidup. Apakah anak-anak Tuhan bisa bertahan? Apakah kita akan terlindas atau dilumat oleh raksasa-raksasa dunia ini? 1 Yohanes 4:4 – “Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia”.Jangan lupakan status kita sebagai anak-anak Allah. Kita berasal dari Allah. Dunia sekarang ini memang wah wah wah, tetapi Roh yang ada di dalam kita jauh lebih besar, jauh lebih hebat daripada roh yang ada di dunia ini. Kita percaya bahwa Allah yang besar, yang akbar itu bisa tinggal di dalam diri kita manusia. Di dalam kita ada sesuatu yang jauh lebih besar dari yang ada di dunia ini.
Gereja Tuhan bukanlah belalang tetapi generasi pemenang. Bukan hanya pemenang tetapi juga penakluk. Roma 8:37 – “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang (conquerors), oleh Dia yang telah mengasihi kita.” Conquerors (penakluk) artinya mampu mengalahkan yang besar. Kita menang bukan karena kita hebat tetapi karena Roh Kudus di dalam kita. Sekarang ini gereja Tuhan berkembang pesat. Negara-negara atau daerah-daerah yang dulu tidak bisa dimasuki Injil sekarang Injil sudah diberitakan di sana. Yang dulu tidak ada gereja, sekarang gedung gereja sudah berdiri. Kenapa bisa terjadi demikian? Sebab gereja Tuhan bukanlah belalang tetapi penakluk, yang bisa mengalahkan raksasa-raksasa dunia ini.
Karena itu mari kita pegang Firman Tuhan supaya hidup kita berhasil dan beruntung. Saya percaya gereja di akhir zaman ini akan menjadi pemenang dan menjadi generasi yang pasti masuk Kanaan. Sebab Roh yang ada pada kita lebih besar daripada roh yang di dunia ini. Puji Tuhan!
|