|
Imamat 19:12-18 Kepada
Musa, Tuhan memberikan sepuluh hukum yang merupakan dasar dari banyak hukum Tuhan
yang harus ditaati umat-Nya. Hukum itu adalah Firman Allah yang mengatur hidup anak
Tuhan sehingga berkenan di hadapanNya. Rasul Yakobus menegaskan bahwa Firman
Allah harus diteliti, didengar dan dilakukan (Yakobus 1:25). Ketetapan Tuhan membawa
kita kepada kesejahteraan, kebahagiaan dan kemerdekaan dari dosa. Sebab itu,
Alkitab bukan hanya kitab suci tetapi Firman Tuhan. Alkitab juga bukan berisi Firman
Tuhan tetapi adalah Firman Allah itu sendiri.
Dalam
kitab Imamat, diuraikan dengan jelas tentang kekudusan ;
1. Kekudusan
Nama Tuhan (Imamat 19:12). Nama Tuhan itu kudus. Tidak boleh sembarangan atau
asal-asalan menyebutkan nama Tuhan.
2. Kudusnya
perkawinan (Imamat pasal 18). Perkawinan harus dijaga kekudusannya. Ibrani
13:4. Kita harus menghormati perkawinan, dan tidak boleh mencemarkan atau
menodai tempat tidur. Dalam rumah tangga Kristiani hanya ada satu suami dan
satu istri.
3. Kudusnya
hidup (Imamat pasal 19). Tubuh kita harus dijaga kekudusannya di hadapan Tuhan.
Jangan gunakan tubuhmu untuk memuaskan keinginan-keinginan duniawi.
4. Kudusnya
umat Tuhan (Imamat pasal 20). Dalam berjemaat harus dijaga kekudusannya.
5. Kudusnya
para imam (Imamat pasal 21). Bukan hanya jemaat, para imam atau hamba Tuhan
juga harus menjaga kekudusan. Melayani Tuhan dengan kudus.
6. Kudusnya
kebaktian korban (Imamat pasal 22). Ibadah haruslah persekutuan yang kudus di
hadapan Tuhan, sehingga korban yang kita naikkan kudus.
7. Kudusnya
hari-hari raya (Imamat pasal 23). Dalam ayat ini diuraikan tentang hari-hari
perayaan orang Israel yang harus dipelihara turun-temurun. Gereja harus
merayakan setiap hari-hari besar Kristiani, antaralain : Hari Raya Natal, Hari
Raya Paskah, Hari Raya Pentakosta. Rasul Paulus adalah seorang rasul yang
sangat menghormati dan selalu memperingati setiap hari raya. Kisah 20:16, I
Korintus 16:8,9. Dewasa ini, peringatan hari besar Kristiani lebih digunakan
untuk kebaktian kebangunan rohani, menjangkau jiwa-jiwa kepada Kristus.
Kata
‘jangan’ dalam Imamat pasal 18 sampai pasal 23 terdapat sebanyak 117 kali. Tentu
kita tidak sanggup untuk mengingat seluruh larangan Tuhan. Tetapi kekudusan bukanlah
momok yang menakutkan atau sesuatu yang tidak bisa kita capai. Yehezkiel 20:41
- Aku akan menunjukkan kekudusan-Ku
kepadamu di hadapan bangsa-bangsa. Tuhan mengaruniakan kekudusan kepada
kita. Kekudusan adalah perhiasan gereja. I Tawarikh 16:29. Hidup dalam
kekudusan membuat kita bertambah indah di pemandangan Tuhan.
“Jadi, jika segala
sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus
hidup” 2
Petrus 3:11. Menghadapi dunia yang semakin sulit kita harus bertahan dalam
kekudusan. Kita seringkali disebut orang-orang kudus, tetapi apakah benar hidup
kita kudus. Bd. Lukas 1:74-75.
Hukum
kekudusan adalah hukum yang sempurna. Kesempurnaan akan kita terima kalau kita menjaga
kekudusan. Karena itu Paulus menasehatkan, untuk memelihara kekudusan kita
harus hidup takut akan Tuhan. 2 Korintus 7:1. Di manapun kita berada kita harus
takut kepada Tuhan yang setiap saat memonitor kita. Yesaya 11:1-2. Memiliki roh
takut akan Tuhan memampukan kita hidup dalam kekudusan yang sesungguhnya. Efesus
4:24.
“Berusahalah hidup
damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak
seorangpun akan melihat Tuhan.” Ibrani 12:14.
Tuhan
memberkati
Ringkasan Khotbah Pdt. Charles Simamora (Surabaya), Minggu 21 Februari 2010 (Ibadah ke-2) |