header image
Home arrow 2010 arrow MINYAK URAPAN ADALAH KUASA ROH KUDUS
MINYAK URAPAN ADALAH KUASA ROH KUDUS PDF Print E-mail
Written by Pdt. V. Mamahani (Manado)   
Jul 05, 2010 at 11:56 AM

KELUARAN 30:25

“Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus.”

TUHAN memerintahkan Musa untuk membuat minyak urapan yang kudus. Minyak ini dibuat dari campuran lima jenis rempah-rempah dengan ukuran yang sudah ditetapkan Tuhan. Minyak urapan itu dipakai untuk menguduskan kemah sembahyang serta perabot-perabotnya, juga untuk menguduskan dan mengurapi Imam Besar Harun dan anak-anaknya. (Kel 30:29-30). Jadi minyak urapan bukan digunakan untuk menguduskan binatang-binatang, atau perlengkapan perang, atau rumah atau kemah orang Israel.

Namun dewasa ini berkembang sebuah pelajaran yang berkata bahwa apapun bisa diurapi dengan minyak urapan.  Bahkan dalam sebuah KKR di kota Manado, pernah saya saksikan, para pelayan-pelayannya turun dari altar ke tengah-tengah jemaat, dan dengan minyak urapan mereka mengurapi segala sesuatu yang mereka temukan, termasuk mobil-mobil jemaat. Ada juga yang mencurahkan minyak urapan ke got yang tersumbat dengan maksud supaya got itu lancar kembali. Pelajaran ini sangat keliru dan bertentangan dengan Firman Tuhan.  Ingat, Firman Tuhan tidak boleh ditambah atau dikurangi. (Wahyu 22:18-19). Firman Tuhan tidak boleh dibelokkan.

Karena itu kita musti hati-hati terhadap semua pelajaran yang menyimpang dari Firman Tuhan. 

Kita juga tidak boleh hanya melakukan sebahagian dari Firman Tuhan. Tidak boleh pelajaran minyak urapan saja yang menonjol, tidak boleh hanya berita tentang mempelai saja yang menonjol, dlsb. Kita harus melakukan semua Firman Tuhan.  Semua kebenaran Firman Tuhan harus disampaikan, tidak boleh dikurangi dan tidak boleh ditambah. Mungkin firman Tuhan itu sepertinya ringan atau berat, tetapi kalau itu adalah Kebenaran maka harus dilakukan. Matius 3:13 – Yesus harus datang kepada Yohanes hanya untuk menerima baptisan air. Baptisan air adalah kehendak Tuhan yang harus dilakukan setiap orang percaya. (Baca Matius 7:21-23)

I Yohanes 5:14-19. Dalam hidup ini kita bisa jatuh dalam dosa. Namun ketika kita mohon ampun, maka dengan kasihnya yang besar Tuhan mengampuni dosa kita. Tetapi ada saatnya Tuhan tidak mau mengampuni kita, yaitu apabila kita melawan atau memberontak kepada kehendak Tuhan.

Dalam Perjanjian Baru kita tidak menemukan lagi istilah 'minyak urapan'. Namun firman Tuhan berkata  bahwa kalau ada yang sakit maka penatua mengoleskan minyak. Yakobus 5:13. Minyak ini bukanlah minyak urapan di Keluaran 30, tetapi minyak untuk kesembuhan orang sakit.

Sebenarnya orang-orang menggunakan minyak urapan karena mereka mengharapkan kuasa ajaib. Tetapi urapan yang terbesar adalah urapan Roh Kudus. I Yohanes 2:27, 3:24. Roh Kudus berkuasa melepaskan kita dari ikatan dosa, kutuk, segala jenis penyakit, dlsb. Karena itu rindukanlah Roh Kudus, Sumber Kuasa bagi gereja Tuhan.

Karena itu kita jangan bisa dibawa oleh segala macam pengajaran yang kelihatannya hebat tetapi tidak sesuai Firman Tuhan. Iblis juga bisa membuat mujizat, dukun-dukun bisa mengadakan tanda heran. Kita musti terus belajar, supaya segala mujizat yang kita terima sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan. Pengetahuan kita akan Firman Tuhan harus bertambah dan bertumbuh. Firman Tuhan yang benar menjadi fondasi yang kuat anak Tuhan. Firman Tuhan yang benar mendatangkan iman dan iman menghasilkan mujizat. Haleluyah.

Ringkasan Khotbah Pdt. V. Mamahani (Manado), Minggu 27 Juni 2010 (Ibadah Raya II)

Last Updated ( Jul 05, 2010 at 11:57 AM )